Kolom Kompas: Wajah Ganda Proteksionisme – Saat Produk Amerika Minta Pembebasan TKDN

Pada 19 Februari 2026, Indonesia dan Amerika Serikat menandatangani kerangka Perjanjian Perdagangan Resiprokal (ART) yang memuat ketentuan pembebasan persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) bagi produk Amerika Serikat. Ketentuan ini segera memicu perhatian di dalam negeri karena berpotensi membuka ruang yang lebih luas bagi produk impor dalam proyek dan kegiatan ekonomi yang selama ini dilindungi melalui kebijakan TKDN.

Namun perkembangan ini sekaligus memperlihatkan sebuah paradoks dalam kebijakan industri Amerika Serikat sendiri. Negara yang sering tampil sebagai pendukung pasar bebas global justru memiliki salah satu rezim local content paling luas dan paling protektif di dunia. Melalui berbagai aturan “Buy American” dan “Buy America”, pemerintah Amerika secara sistematis mewajibkan penggunaan produk domestik dalam pengadaan pemerintah dan proyek infrastruktur yang didanai negara.

Inilah wajah ganda kebijakan industri Washington: sangat vokal mendorong penghapusan persyaratan kandungan lokal di negara mitra, namun secara konsisten mempertahankan berbagai lapis regulasi yang melindungi industri domestiknya sendiri.

Arsitektur Kebijakan Local Content di Amerika Serikat

Kebijakan kandungan lokal di Amerika Serikat memiliki sejarah panjang yang berakar pada upaya pemerintah federal untuk melindungi industri domestik dan memastikan bahwa belanja negara memberikan manfaat ekonomi bagi perekonomian nasional. Landasan awalnya muncul pada masa Great Depression, ketika Kongres mengesahkan Buy American Act pada 1933. Undang-undang ini mewajibkan lembaga pemerintah federal untuk memprioritaskan produk yang diproduksi di Amerika Serikat dalam pengadaan barang yang digunakan di dalam negeri.

Seiring perkembangan ekonomi dan meningkatnya kompleksitas pengeluaran pemerintah, aturan tersebut berkembang menjadi sebuah arsitektur kebijakan yang luas dan berlapis. Local content tidak lagi diatur hanya melalui satu undang-undang, tetapi melalui berbagai rezim hukum yang berbeda tergantung pada jenis pengeluaran negara, sektor ekonomi, serta lembaga pemerintah yang terlibat. Beberapa rezim berlaku untuk pengadaan langsung pemerintah federal, sementara yang lain berlaku untuk proyek yang dibiayai melalui hibah federal kepada pemerintah negara bagian atau lokal. Dalam sektor tertentu seperti transportasi, energi, atau pertahanan, bahkan terdapat aturan yang lebih spesifik lagi mengenai penggunaan produk domestik.

Pada tingkat paling umum, Buy American Act mengatur pengadaan barang dan material konstruksi oleh lembaga pemerintah federal. Dalam kerangka ini, barang manufaktur yang dibeli pemerintah harus diproduksi di Amerika Serikat dan memenuhi ambang tertentu untuk kandungan komponen domestik. Selain itu, sistem evaluasi tender memberikan preferensi harga bagi produk domestik, sehingga penawaran produk lokal dapat tetap menang meskipun harganya lebih tinggi dibanding produk impor.

Di luar pengadaan langsung pemerintah federal, kebijakan kandungan lokal juga diterapkan pada proyek yang didanai melalui bantuan keuangan federal. Aturan payung yang penting dalam konteks ini adalah Build America, Buy America Act (BABA) yang disahkan pada 2021 sebagai bagian dari Infrastructure Investment and Jobs Act. BABA memperluas penerapan preferensi produk domestik ke berbagai proyek infrastruktur yang dibiayai melalui bantuan federal, mulai dari jalan, jembatan, dan rel kereta api hingga jaringan broadband, energi, dan fasilitas publik lainnya. Ketentuan ini berlaku tidak hanya pada kontrak utama, tetapi juga pada subkontrak dan pengadaan yang terkait dengan proyek tersebut.

Dalam sektor transportasi, aturan kandungan lokal berkembang menjadi rezim yang lebih spesifik lagi. Proyek jalan raya yang dibiayai melalui program Federal-aid highway tunduk pada ketentuan Buy America yang mewajibkan besi dan baja yang digunakan dalam proyek tersebut diproduksi di Amerika Serikat. Sementara itu, proyek transportasi publik yang didanai oleh Federal Transit Administration juga tunduk pada aturan Buy America yang mewajibkan iron, steel, dan berbagai produk manufaktur yang digunakan dalam proyek diproduksi di dalam negeri. Dalam sektor perkeretaapian dan penerbangan, ketentuan serupa juga berlaku untuk proyek yang dibiayai melalui hibah federal.

Selain sektor infrastruktur dan transportasi, kebijakan kandungan lokal juga memainkan peran penting dalam sektor pertahanan. Departemen Pertahanan Amerika Serikat menerapkan berbagai pembatasan pengadaan untuk memastikan bahwa komponen dan material strategis diproduksi di dalam negeri. Beberapa aturan, seperti Berry Amendment dan Specialty Metals Restriction, bahkan menetapkan persyaratan yang sangat ketat terkait asal produksi material tertentu yang digunakan dalam sistem persenjataan, pesawat militer, kapal perang, dan berbagai peralatan pertahanan lainnya.

Kebijakan kandungan lokal di Amerika Serikat juga dilengkapi dengan mekanisme pengecualian (waiver) yang memungkinkan pemerintah memberikan dispensasi dalam kondisi tertentu. Pengecualian tersebut biasanya diberikan jika produk domestik tidak tersedia dalam jumlah atau kualitas yang memadai, jika penggunaannya akan meningkatkan biaya proyek secara tidak wajar, atau jika penerapan aturan tersebut dianggap tidak sejalan dengan kepentingan publik. Dalam banyak program federal modern, proses pemberian waiver dilakukan secara terbuka dan didokumentasikan secara publik.

Dengan demikian, kebijakan local content di Amerika Serikat memiliki sejarah panjang yang berkembang selama hampir satu abad dan menunjukkan betapa pentingnya instrumen ini dalam strategi perlindungan industri nasional. Sejak disahkannya Buy American Act pada 1933, kebijakan ini terus berkembang melalui berbagai undang-undang, regulasi sektoral, serta ketentuan pengadaan pemerintah yang lebih spesifik. Hasilnya adalah suatu sistem yang tidak berdiri pada satu aturan tunggal, melainkan terdiri dari berbagai rezim hukum yang berbeda, masing-masing dengan cakupan sektor, standar kandungan domestik, serta mekanisme implementasi yang dirancang sesuai kebutuhan program dan lembaga yang menerapkannya.

Sebagai ilustrasi konkret dari bagaimana prinsip tersebut diterapkan dalam praktik, berbagai ketentuan yang dirangkum dalam Tabel Kebijakan Utama Local Content Amerika Serikat menunjukkan bahwa untuk produk baja—yang merupakan salah satu material paling penting dalam pembangunan infrastruktur—diberlakukan persyaratan kandungan domestik yang sangat ketat dalam berbagai rezim pengadaan pemerintah dan proyek publik. Baja digunakan sebagai contoh karena perannya yang strategis dalam pembangunan infrastruktur, transportasi, dan pertahanan, sehingga memperlihatkan dengan jelas bagaimana prinsip local content diimplementasikan. Namun pada dasarnya prinsip yang sama juga berlaku lebih luas bagi berbagai produk manufaktur dan sektor industri lainnya.

Pengecualian Local Content: Mekanisme Waiver Terbuka Berbasis Kapasitas Industri

Perdebatan mengenai penghapusan TKDN dalam kerangka perjanjian perdagangan AS–Indonesia memunculkan diskusi mengenai apakah terdapat mekanisme pengecualian dalam ketentuan local content yang seharusnya juga dipertimbangkan dalam desain kebijakan.

Meskipun kebijakan local content di Amerika Serikat dikenal sangat ketat, berbagai rezim Buy American dan Buy America juga menyediakan mekanisme pengecualian (waiver) yang memungkinkan penggunaan produk impor dalam kondisi tertentu. Mekanisme ini tidak dimaksudkan untuk melemahkan perlindungan industri domestik, melainkan untuk memastikan bahwa proyek publik tetap dapat berjalan ketika pasokan domestik tidak tersedia atau tidak layak secara ekonomi. Yang membedakan sistem Amerika adalah bahwa proses pemberian waiver dilakukan melalui prosedur yang relatif transparan dan sering kali melibatkan publikasi resmi serta kesempatan bagi pelaku industri domestik untuk memberikan tanggapan.

Secara umum, terdapat tiga dasar utama yang digunakan pemerintah federal untuk memberikan waiver dalam rezim local content. Pertama adalah non-availability waiver, yaitu ketika produk atau material yang dipersyaratkan tidak diproduksi di Amerika Serikat dalam jumlah yang cukup atau tidak memenuhi spesifikasi teknis yang dibutuhkan. Kedua adalah unreasonable cost waiver, yaitu ketika penggunaan produk domestik akan menyebabkan kenaikan biaya proyek secara tidak wajar dibandingkan dengan alternatif impor. Ketiga adalah public interest waiver, yaitu ketika penerapan ketentuan local content dinilai bertentangan dengan kepentingan publik yang lebih luas, misalnya untuk mempercepat proyek infrastruktur strategis atau menjaga keberlanjutan layanan publik.

Dalam banyak program Buy America, terutama di sektor infrastruktur transportasi dan proyek yang didanai pemerintah federal, permohonan waiver biasanya harus dipublikasikan terlebih dahulu sebelum keputusan final diambil. Misalnya, dalam program Federal Highway Administration (FHWA) Buy America, permintaan waiver sering diumumkan melalui Federal Register atau situs resmi lembaga terkait. Publikasi ini membuka ruang bagi produsen domestik untuk menyampaikan tanggapan apabila mereka sebenarnya mampu menyediakan produk yang diminta. Jika setelah proses tersebut tidak ditemukan pemasok domestik yang memenuhi kebutuhan proyek, pemerintah dapat mengeluarkan keputusan waiver secara resmi.

Pendekatan ini menciptakan keseimbangan antara dua tujuan kebijakan yang sering kali perlu dikelola secara bersamaan. Di satu sisi, pemerintah tetap mempertahankan prioritas bagi industri domestik melalui kewajiban local content yang ketat. Di sisi lain, mekanisme waiver memastikan bahwa kebijakan tersebut tidak menghambat pembangunan proyek publik ketika pasokan domestik memang tidak tersedia atau tidak kompetitif. Melalui kombinasi antara aturan yang kuat dan mekanisme pengecualian yang transparan, sistem local content Amerika Serikat berkembang sebagai instrumen kebijakan industri yang fleksibel namun tetap menjaga perlindungan terhadap industri nasional.

Menata Kebijakan TKDN

Pembahasan mengenai praktik kebijakan local content di Amerika Serikat memberikan perspektif penting dalam melihat kembali posisi kebijakan TKDN di Indonesia. Negara tersebut menerapkan berbagai rezim kandungan lokal yang luas dan berlapis, mencakup pengadaan pemerintah federal, proyek infrastruktur yang didanai negara, sektor transportasi, hingga industri pertahanan. Dalam berbagai program tersebut, penggunaan produk domestik menjadi instrumen utama untuk memastikan bahwa belanja publik memberikan dampak langsung terhadap penguatan kapasitas industri nasional.

Pada saat yang sama, sistem tersebut juga menyediakan fleksibilitas melalui mekanisme waiver yang transparan. Pengecualian hanya diberikan setelah dilakukan verifikasi bahwa industri domestik tidak mampu memasok produk yang dibutuhkan, baik karena keterbatasan kapasitas produksi, spesifikasi teknis, maupun pertimbangan biaya yang sangat tidak wajar. Dengan demikian, mekanisme tersebut berfungsi sebagai alat untuk menguji kemampuan industri domestik, bukan sebagai cara untuk mengesampingkan prioritas penggunaan produk dalam negeri.

Dalam konteks tersebut, kebijakan kandungan lokal pada dasarnya merupakan instrumen yang digunakan banyak negara untuk memastikan bahwa belanja publik dan investasi pembangunan memberikan dampak langsung terhadap penguatan industri nasional. Tantangan ke depan bukanlah menghapus kebijakan TKDN, melainkan menata implementasinya agar lebih efektif, transparan, serta mampu mendorong peningkatan kapasitas industri domestik di tengah dinamika perdagangan global.

Artikel ini telah tayang di kolom Kompas pada tautan berikut: https://money.kompas.com/read/2026/03/10/131126226/wajah-ganda-proteksionisme-saat-produk-amerika-minta-pembebasan-tkdn

Top of Form

Bottom of Form