-

Rekor Ekspor Baja Tiongkok 2025: Indonesia Salah Satu Target Utama
Ekspor baja Tiongkok pada 2025 mencapai 119,02 juta ton, meningkat 7,5 persen secara tahunan dan menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah. Dari satu sisi, capaian ini mencerminkan kemampuan struktural industri baja…
-

Baja dan Tantangan Rehabilitasi Pascabencana
Rangkaian kejadian kebencanaan yang kembali terjadi di Aceh dan berbagai wilayah di Sumatera menempatkan fase rehabilitasi sebagai tahap krusial dalam proses pemulihan pascabencana. Setelah fase tanggap darurat berlalu, perhatian publik…
-

Dampak Struktural CBAM terhadap Kinerja Ekspor Baja Nasional 2026
Mulai Januari 2026, Uni Eropa secara resmi akan memberlakukan Carbon Border Adjustment Mechanism (CBAM), sebuah kebijakan yang tidak hanya mengubah tata niaga perdagangan baja, tetapi juga mendefinisikan ulang siapa yang…
-

Konsolidasi Pengadaan sebagai Respons atas Dominasi Tambang Global: Menelisik Langkah Kebijakan Tiongkok
Dalam diskursus kebijakan industri, daya saing sering kali dipahami secara sempit sebagai persoalan efisiensi biaya, produktivitas tenaga kerja, atau kemampuan perusahaan beradaptasi dengan mekanisme pasar. Pendekatan ini masih dianggap memadai…
-

Belajar dari Amerika Serikat: Ketika Kampiun Perdagangan Liberal Tak Lagi Malu Melindungi Industrinya
Pernyataan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita saat membuka Business Matching Produk dalam Negeri pada Senin (15/12/2025) bahwa “Indonesia malu-malu terkesan malu-malu untuk melindungi industri dalam negerinya. Ini kan sangat disayangkan.…
-

Menteri Perindustrian: P3DN untuk Mengatasi Mafia Impor
Pernyataan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengenai tantangan industri nasional menjadi penegasan penting arah kebijakan pemerintah. Dalam forum Business Matching Kementerian Perindustrian pada Desember 2025, Menperind menyampaikan secara terbuka bahwa…




