-

Brasil Pasang Tembok Tarif Baja hingga US$670 per Ton: Strategi Agresif Melawan Baja Murah Tiongkok
Gelombang baja murah asal Tiongkok tidak hanya menekan pasar ASEAN dan Eropa, tetapi juga menghantam Amerika Latin. Ketika sejumlah negara besar memperketat proteksi dan membatasi akses pasar, arus ekspor baja…
-

Seri Paradoks Baja: Jepang dalam Tekanan Global, AS Menuai Momentum Kebijakan
Pergeseran peta baja global kini menghadirkan sebuah paradoks yang mencolok: pada 2025 Amerika Serikat menyalip Jepang dan menjadi produsen baja terbesar nomor tiga dunia. Worldsteel mencatat produksi crude steel AS…
-

Seri Paradoks Baja: Amerika Serikat – Dari Kampiun Pasar Bebas Menuju Pemimpin Proteksionisme
Amerika Serikat selama lebih dari setengah abad dipersepsikan sebagai simbol dan pengawal utama pasar bebas global. Sejak pasca-Perang Dunia II, negara ini tidak hanya mendorong liberalisasi perdagangan internasional, tetapi juga…
-

Seri Paradoks Baja: Profitabilitas ArcelorMittal dan Penutupan Ispat Indo
Pada 5 Februari 2025, ArcelorMittal mengumumkan capaian EBITDA sekitar USD 6,5 miliar, menegaskan keberlanjutan kinerja profitabilitasnya dalam beberapa tahun terakhir. Di sisi lain, Ispat Indo—pabrik baja yang memiliki arti historis…
-

Seri Paradoks Baja: Dominasi Ekspor dan Realitas Profitabilitas Industri Baja Tiongkok
Tiongkok merupakan powerhouse industri global, termasuk di sektor baja, dengan kemampuan mendominasi perdagangan internasional dalam skala yang sulit ditandingi negara lain. Dominasi ini kerap dipersepsikan dan dianalisis sebagai cerminan keunggulan…
-

Penutupan Krakatau Osaka Steel: Puncak Gunung Es Permasalahan Industri Baja
Di tengah upaya menumbuhkan kemandirian industri nasional, penutupan Krakatau Osaka Steel yang secara resmi diumumkan oleh manajemen Osaka Steel pada akhir Januari 2026 menjadi peristiwa yang patut mendapat perhatian serius.…




